Message ini didedikasikan untuk segenap bangsa yang ‘masih-sedang’
terlena oleh Demokrasi (yang lahir dari “rahim”) liberalisme (Liberté). Dan (me)lupa akan Demokrasi Bumipertiwi.
Semua berdinding, kecuali imaji. Tak ada sekat, tak ada rekat. Menikmati harumnya imaji sama nikmatnya dengan menikmati dalam-dalam karya Michelangelo atau Leonardo da Vinci. Serba Indah Penuh makna. --Gilad Gibran,
Na-Pen Fuji Abdurrahman: maha-Siswa Ilmu Hukum UIN Djakarta angkatan dua-ribu-sembilan. Bercita-cita(kan) menjadi "pemikir" (filsafat) hukum se-kelas Yusril Ihza Mahendra serta "penulis" se-lugas Emha Ainun Nadjib/Pramoedya Ananta Toer dan se-berani Gilad Atzmon [penulis buku tentang pergerakan konspirasi "ideologi" Yahudi].
banyak "zogenaamde" (maksudnya: "jadi" banyak)
Pemimpin rakyat
Berteriak-teriak,
dst...
Bung Karno.. mungkin Indonesia merindukan petir suaramu
Semoga...
Nilai2 semangat zaman beliau, bisa qta internalisasikan, dalam konteks kebangsaan!!!!